You are currently viewing ICPI: Harga Avtur Perlu Turun Guna Tingkatkan Konektivitas Pariwisata

ICPI: Harga Avtur Perlu Turun Guna Tingkatkan Konektivitas Pariwisata

ICPI Harga Avtur Perlu Turun Guna Tingkatkan Konektivitas Pariwisata

Dorongan untuk Pemulihan Pariwisata Nasional, industri pariwisata Indonesia terus berupaya bangkit pascapandemi dengan menghadapi berbagai tantangan struktural. Salah satu isu krusial yang kembali disorot adalah tingginya harga avtur. Indonesian Center for Policy and Investment (ICPI) menilai bahwa penurunan harga avtur menjadi langkah strategis untuk meningkatkan konektivitas penerbangan dan mempercepat pemulihan sektor pariwisata nasional.

Menurut ICPI, biaya avtur yang relatif mahal berdampak langsung pada harga tiket pesawat. Kondisi ini membuat mobilitas wisatawan domestik maupun mancanegara menjadi terbatas, terutama ke destinasi wisata di luar Pulau Jawa yang sangat bergantung pada transportasi udara.

Harga Avtur dan Dampaknya pada Tiket Pesawat

Harga avtur menyumbang porsi besar dalam struktur biaya operasional maskapai penerbangan. Ketika harga avtur tinggi, maskapai tidak memiliki banyak pilihan selain menyesuaikannya melalui kenaikan harga tiket. Akibatnya, minat masyarakat untuk bepergian menurun dan frekuensi penerbangan ke daerah wisata berkurang.

ICPI menilai bahwa situasi ini menciptakan efek domino. Daerah tujuan wisata kehilangan potensi kunjungan, tingkat hunian hotel menurun, dan pelaku UMKM ikut terdampak. Dalam jangka panjang, ketimpangan pembangunan antarwilayah juga berisiko semakin melebar karena akses transportasi yang tidak merata.

Konektivitas Udara sebagai Kunci Pariwisata

Konektivitas udara memegang peran penting dalam pengembangan pariwisata, terutama bagi negara kepulauan seperti Indonesia. Banyak destinasi unggulan—seperti kawasan timur Indonesia—hanya dapat dijangkau secara efisien melalui penerbangan.

ICPI menekankan bahwa penurunan harga avtur akan mendorong maskapai membuka kembali rute-rute yang sempat ditutup serta meningkatkan frekuensi penerbangan. Dengan konektivitas yang lebih baik, wisatawan akan lebih mudah mengakses destinasi baru, sehingga persebaran kunjungan wisata tidak terpusat di wilayah tertentu saja.

Rekomendasi Kebijakan dari ICPI

Dalam kajiannya, ICPI mendorong pemerintah untuk meninjau ulang kebijakan terkait penetapan harga avtur. Beberapa opsi yang disoroti antara lain pemberian insentif fiskal, optimalisasi rantai pasok bahan bakar penerbangan, serta peningkatan efisiensi distribusi avtur di bandara-bandara daerah.

Selain itu, ICPI juga menilai pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, BUMN terkait, dan pelaku industri penerbangan Tuna55. Kebijakan harga avtur yang lebih kompetitif dinilai tidak hanya membantu maskapai, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi pertumbuhan pariwisata dan ekonomi nasional.

Menuju Pariwisata yang Lebih Inklusif

Penurunan harga avtur bukan semata isu industri penerbangan, melainkan bagian dari strategi besar pembangunan pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan tiket pesawat yang lebih terjangkau dan konektivitas yang meningkat, peluang ekonomi di daerah wisata akan terbuka lebih luas.

ICPI menegaskan bahwa langkah ini dapat menjadi katalis penting untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat daya saing Indonesia sebagai destinasi wisata global.

Leave a Reply