
Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta Timur sejak pagi hari memicu banjir di Jalan Raya Bogor arah Pusat Grosir Cililitan (PGC). Genangan air yang menutup sebagian badan jalan menyebabkan arus lalu lintas tersendat dan memicu kemacetan panjang hingga pertigaan Halim Estate Kebon Pala (HEK).
Kondisi ini berdampak besar terhadap aktivitas warga yang hendak berangkat kerja maupun sekolah, serta kendaraan angkutan umum yang melintas di jalur vital tersebut.
Genangan Air Lumpuhkan Arus Lalu Lintas Jalan Raya Bogor
Pantauan di lapangan menunjukkan genangan air mencapai ketinggian 20–30 sentimeter di beberapa titik Jalan Raya Bogor. Kondisi ini membuat banyak kendaraan, khususnya sepeda motor dan mobil kecil, melaju dengan kecepatan sangat rendah. Sebagian pengendara bahkan memilih memutar balik untuk menghindari risiko mogok.
Kendaraan besar seperti bus dan truk masih dapat melintas, namun laju yang lambat turut memperparah kepadatan lalu lintas. Akibatnya, antrean kendaraan mengular hingga ratusan meter, bahkan mencapai kawasan pertigaan HEK.
Keluhan Pengendara dan Penumpang
Sejumlah pengendara mengeluhkan lamanya waktu tempuh akibat kemacetan. Warga yang biasanya menempuh perjalanan kurang dari 30 menit, kini harus menghabiskan waktu hingga dua kali lipat.
“Saya sudah hampir satu jam di jalan, biasanya tidak sampai 30 menit. Airnya bikin semua kendaraan pelan,” ujar salah satu pengendara motor.
Penumpang angkutan umum pun ikut terdampak. Beberapa sopir mengaku terpaksa menurunkan penumpang lebih awal karena kendaraan tidak mampu menembus genangan.
Respons Petugas dan Upaya Penanganan
Petugas lalu lintas dan dinas terkait dikerahkan untuk mengatur arus kendaraan di sekitar lokasi Tuna55. Selain mengurai kemacetan, petugas juga berupaya membersihkan saluran air yang tersumbat agar genangan dapat segera surut.
Pompa air disiagakan di titik-titik rawan untuk mempercepat penurunan tinggi air. Pemerintah daerah juga mengimbau warga untuk sementara waktu menghindari jalur tersebut dan mencari rute alternatif.
Masalah Klasik Drainase
Banjir di Jalan Raya Bogor arah PGC bukan kali pertama terjadi. Warga menilai masalah utama berasal dari sistem drainase yang belum optimal, terutama saat intensitas hujan tinggi. Saluran air yang tersumbat dan kapasitas drainase yang terbatas membuat air cepat meluap ke badan jalan.
Masyarakat berharap pemerintah segera melakukan perbaikan menyeluruh agar banjir serupa tidak terus berulang dan mengganggu aktivitas harian warga.