
Harga emas perhiasan pada 17 Januari 2026 mengalami peningkatan, dengan emas 24 karat sebagai yang termahal mencapai Rp 2,3 juta per gram. Kenaikan ini terjadi seiring pergerakan pasar logam mulia global yang terus fluktuatif dan dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi, termasuk nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan sentimen investor terhadap inflasi dunia.
Para pedagang emas dan investor ritel mencatat bahwa lonjakan harga emas perhiasan ini memicu minat beli yang meningkat, terutama menjelang momen hari besar keagamaan dan musim pernikahan yang biasanya mendorong permintaan.
Faktor Pendorong Kenaikan Harga
Beberapa faktor disebut menjadi penyebab kenaikan emas perhiasan hari ini. Pertama, harga emas dunia masih berada di level tinggi, terutama akibat kekhawatiran investor terhadap inflasi global dan ketidakpastian pasar finansial.
Selain itu, pelemahan rupiah terhadap dolar AS turut menambah tekanan harga emas lokal. Karena emas diperdagangkan dalam dolar, pelemahan mata uang domestik menyebabkan harga emas dalam rupiah ikut terdorong naik.
“Harga emas perhiasan ini merupakan turunan langsung dari harga emas murni (lantakan) dan konversi mata uang. Fluktuasi keduanya membuat harga di pasaran bisa naik atau turun setiap hari,” ujar seorang pedagang emas di Jakarta.
Harga Emas Perhiasan Berdasarkan Karat
Berdasarkan data terbaru dari pedagang perhiasan, berikut kisaran harga emas per gram di pasaran Indonesia pada 17 Januari 2026:
24 Karat (Murni) Rp 2.300.000
22 Karat Rp 2.100.000
18 Karat Rp 1.750.000
14 Kara tRp 1.350.000
Harga ini dapat berbeda antar kota dan toko perhiasan, tergantung kualitas, merek, dan biaya craftsmanship. Selain itu, harga jual dan beli juga berbeda karena ada komponen margin toko dan pajak pertambahan nilai (PPN).
Tren Permintaan
Kenaikan harga emas perhiasan ini diikuti tren permintaan yang stabil. Banyak pembeli memilih emas sebagai instrumen investasi jangka panjang sekaligus koleksi perhiasan. Emas 24 karat tetap menjadi favorit karena kemurniannya, meski harganya lebih tinggi dibanding emas karat lain.
Tips bagi Pembeli Emas
Bagi masyarakat yang ingin membeli emas perhiasan, para ahli Tuna55 menyarankan untuk memantau harga secara harian. Membeli pada saat harga relatif stabil dapat mengurangi risiko kerugian jika harga turun mendadak.
Strategi Investasi
Selain sebagai perhiasan, emas juga sering dipandang sebagai instrumen lindung nilai terhadap inflasi. Investor jangka panjang bisa memanfaatkan kenaikan harga ini untuk menambah portofolio, sementara pembeli perhiasan biasanya lebih menekankan nilai estetika dan kemurnian emas.
emas perhiasan yang termahal menembus Rp 2,3 juta per gram pada 17 Januari 2026 menjadi indikator fluktuasi pasar logam mulia. Bagi pembeli maupun investor, memahami faktor global dan domestik yang memengaruhi emas adalah kunci untuk mengambil keputusan yang tepat.