Pemerintah Indonesia terus memperkuat strategi promosi pariwisata internasional dengan menyasar pasar potensial, salah satunya India.
Upaya ini diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam ajang Outbound Travel Mart (OTM) 2026, pameran pariwisata terbesar di Asia
Selatan yang digelar setiap tahun. Kehadiran Indonesia di OTM 2026 diharapkan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan
India sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi unggulan di kawasan Asia.
Pasar Wisata India yang Terus Tumbuh
India merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan wisatawan luar negeri tercepat di dunia. Meningkatnya kelas menengah,
kemudahan akses penerbangan internasional, serta minat masyarakat India terhadap destinasi budaya dan alam menjadi peluang
besar bagi Indonesia. Melihat tren tersebut, Indonesia menilai pasar India sebagai target strategis jangka panjang yang perlu
digarap secara serius dan berkelanjutan.
Melalui OTM 2026, Indonesia berkesempatan bertemu langsung dengan pelaku industri pariwisata India, mulai dari agen
perjalanan, maskapai penerbangan, hingga investor sektor hospitality. Interaksi bisnis ini menjadi kunci untuk memperluas
jaringan kerja sama dan membuka peluang paket wisata baru yang lebih sesuai dengan preferensi wisatawan India.
Promosi Destinasi Unggulan Indonesia
Dalam ajang OTM 2026, Indonesia menampilkan berbagai destinasi unggulan yang memiliki daya tarik kuat bagi wisatawan India.
Selain Bali yang sudah populer, promosi juga difokuskan pada destinasi lain seperti Danau Toba, Yogyakarta, Lombok, Labuan Bajo,
dan destinasi wisata halal yang ramah bagi keluarga.
Konsep pariwisata berbasis budaya, spiritual, dan alam menjadi sorotan utama. Wisata yoga, wellness retreat, bulan madu,
serta wisata pernikahan (wedding destination) dinilai sangat relevan dengan minat pasar India. Selain itu, kekayaan kuliner
dan keramahan masyarakat Indonesia turut ditonjolkan sebagai nilai tambah yang membedakan Indonesia dari destinasi lain.
Penguatan Kerja Sama dan Aksesibilitas
Selain promosi destinasi, partisipasi Indonesia di OTM 2026 juga dimanfaatkan untuk mendorong kerja sama strategis,
khususnya dalam peningkatan aksesibilitas. Pembahasan mengenai penambahan rute penerbangan langsung dari kota-kota
besar di India ke Indonesia menjadi salah satu agenda penting.
Kemudahan visa, promosi bersama dengan maskapai, serta kolaborasi paket wisata terpadu diharapkan mampu menurunkan
hambatan perjalanan bagi wisatawan India. Dengan akses yang lebih mudah dan biaya yang kompetitif, Indonesia optimistis
dapat meningkatkan daya saingnya di pasar India.
Target Peningkatan Kunjungan Wisatawan
Melalui keikutsertaan di OTM 2026, Indonesia menargetkan peningkatan signifikan jumlah wisatawan asal India dalam
beberapa tahun ke depan. Promosi yang konsisten, pendekatan bisnis yang tepat, serta pemahaman mendalam terhadap
karakter wisatawan India diyakini akan memberikan hasil positif.
Langkah ini sejalan dengan upaya Indonesia untuk mendiversifikasi pasar wisatawan mancanegara dan mengurangi
ketergantungan pada pasar tradisional Tuna55. Dengan potensi besar yang dimiliki India, OTM 2026 menjadi momentum
penting bagi Indonesia untuk memperkuat citra sebagai destinasi wisata kelas dunia yang inklusif, beragam, dan berkelanjutan.