
Jakarta — PDI Perjuangan (PDIP) resmi meluncurkan maskot baru bernama Maskot Barata dalam rangkaian kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) sekaligus peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 PDIP. Kehadiran Barata menjadi simbol baru partai dalam memperkuat identitas, semangat perjuangan, serta pendekatan komunikasi PDIP kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Peluncuran maskot Barata dilakukan di hadapan ribuan kader yang memadati arena Rakernas. Sosok maskot ini langsung mencuri perhatian karena tampil dengan karakter yang ramah, ceria, dan penuh semangat. Barata digambarkan sebagai figur yang merepresentasikan keberanian banteng, namun tetap memiliki kesan bersahabat sehingga mudah diterima oleh semua kalangan.
Sekretaris Jenderal PDIP menjelaskan bahwa nama Barata merupakan singkatan dari Banteng Rakyat Nusantara. Nama tersebut dipilih karena mencerminkan jati diri PDIP sebagai partai yang lahir dari rahim perjuangan rakyat dan konsisten memperjuangkan kepentingan wong cilik. Menurutnya, Barata tidak hanya sekadar maskot visual, tetapi juga mengandung nilai ideologis yang kuat.
“Sosok Barata adalah personifikasi dari keberanian yang teguh, kesetiaan yang tak tergoyahkan, serta bakti tulus kepada rakyatnya.. Kami ingin menghadirkan ikon yang mampu merepresentasikan semangat perjuangan PDIP sekaligus menjadi media komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat,” ujarnya.
Secara visual, Barata ditampilkan dengan dominasi warna merah khas PDIP dan simbol banteng moncong putih. Pilihan warna dan atribut tersebut melambangkan kekuatan, keteguhan, serta semangat pantang menyerah dalam memperjuangkan aspirasi rakyat. Ekspresi wajah Barata yang ramah juga dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa PDIP ingin tampil lebih terbuka dan inklusif.
Peluncuran Barata juga menjadi bagian dari strategi PDIP untuk memperkuat komunikasi politik kepada generasi muda. Di era digital, pendekatan visual dan simbolik dinilai semakin penting untuk menyampaikan pesan politik secara efektif. Dengan karakter maskot yang mudah dikenali, PDIP berharap pesan-pesan kebangsaan, nasionalisme, dan nilai perjuangan Tuna55 dapat tersampaikan dengan cara yang lebih kreatif dan menarik.
Ke depan, Barata akan hadir dalam berbagai kegiatan partai, mulai dari acara sosial, kampanye pendidikan politik, hingga program-program kemasyarakatan di daerah. PDIP juga berencana memanfaatkan Barata sebagai ikon dalam konten media sosial dan kampanye digital agar lebih dekat dengan pemilih muda.
Melalui peluncuran maskot ini, PDIP menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam membangun kedekatan dengan rakyat, tanpa meninggalkan nilai-nilai ideologis yang menjadi dasar perjuangan partai. Kehadiran Barata diharapkan dapat menjadi wajah baru PDIP dalam menyapa masyarakat Indonesia dengan semangat persatuan, keberanian, dan kepedulian.