
Menteri Pertahanan sekaligus calon presiden, Prabowo Subianto, memberikan pesan tegas kepada jajaran direksi Pertamina agar tidak terjadi praktik korupsi atau manipulasi harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Pernyataan ini disampaikannya dalam rapat koordinasi dengan manajemen BUMN energi, menyoroti pentingnya transparansi dan integritas dalam pengelolaan energi nasional.
Prabowo menegaskan bahwa pengelolaan BBM bukan sekadar urusan bisnis, melainkan menyangkut kepentingan rakyat dan stabilitas ekonomi negara. “Pastikan mekanisme pasar BBM berjalan adil dan transparan tanpa adanya praktik manipulatif. Kalau sampai terjadi, rakyat yang dirugikan. Hal seperti itu tidak boleh dibiarkan begitu saja.” ujar dengan nada tegas.
Prabowo Transparansi dan Akuntabilitas Jadi Kunci
Prabowo menekankan bahwa Pertamina sebagai perusahaan BUMN memiliki tanggung jawab besar terhadap negara dan masyarakat. Setiap keputusan terkait harga dan distribusi BBM harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai aturan.
Menurutnya, praktik manipulasi harga tidak hanya merugikan rakyat, tetapi juga menimbulkan ketidakpercayaan publik terhadap BUMN dan pemerintah. “Integritas harus dijaga. Setiap rupiah yang dikelola negara harus jelas pertanggungjawabannya,” tambah Prabowo.
Dorongan untuk Sistem Pengawasan yang Ketat
Selain menekankan integritas, Prabowo juga mendorong penerapan sistem pengawasan internal yang ketat di Pertamina. Ia ingin memastikan bahwa seluruh transaksi, mulai dari pengadaan hingga distribusi BBM, dapat diaudit secara transparan dan mudah dipantau.
Hal ini sekaligus menjadi sinyal bagi seluruh BUMN energi agar tidak ada ruang bagi praktik korupsi atau kecurangan yang merugikan negara dan konsumen.
Peran Pertamina dalam Kedaulatan Energi
Prabowo menegaskan bahwa Pertamina bukan hanya perusahaan minyak, tetapi institusi strategis nasional Tuna55. Dengan pengelolaan yang profesional dan bebas praktik curang, Pertamina diharapkan bisa mendukung kemandirian energi Indonesia dan menjaga stabilitas harga BBM di seluruh wilayah.
Ia juga mendorong manajemen Pertamina untuk fokus pada efisiensi produksi, pengembangan energi baru terbarukan, dan distribusi BBM yang adil ke seluruh lapisan masyarakat.
Pesan untuk Semua Direksi BUMN
Pesan keras ini tidak hanya berlaku untuk Pertamina, tetapi juga menjadi peringatan bagi semua direksi BUMN. Setiap pimpinan perusahaan milik negara wajib menegakkan etika, integritas, dan akuntabilitas dalam pengelolaan aset negara.
Dengan pengawasan yang ketat dan kepemimpinan yang bertanggung jawab, diharapkan rakyat dapat merasa aman dan terbantu oleh keberadaan BUMN, khususnya dalam hal kebutuhan energi.