You are currently viewing Sejumlah Jalan di Jakarta Macet Parah Imbas Dari Banjir, Catat Titiknya

Sejumlah Jalan di Jakarta Macet Parah Imbas Dari Banjir, Catat Titiknya

Sejumlah Jalan di Jakarta Macet Parah Imbas Dari Banjir, Catat Titiknya

Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak dini hari menyebabkan banjir di sejumlah kawasan. Genangan air yang tidak merata membuat arus kendaraan tersendat. Sejumlah ruas jalan utama dilaporkan mengalami kemacetan parah akibat penyempitan badan jalan hingga kendaraan mogok.

Kondisi ini membuat aktivitas warga terganggu, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja. Pengendara diimbau untuk waspada serta mempertimbangkan jalur alternatif guna menghindari titik-titik kemacetan yang terdampak banjir.

Banjir Picu Kemacetan di Berbagai Wilayah Jakarta

Curah hujan tinggi menyebabkan sistem drainase di beberapa kawasan tidak mampu menampung debit air. Akibatnya, genangan meluas ke jalan protokol, jalan arteri, hingga kawasan permukiman padat penduduk.

Kemacetan tidak hanya disebabkan oleh genangan air, tetapi juga oleh kendaraan yang melambat untuk menghindari lubang jalan tertutup air, hingga insiden mogok di tengah ruas jalan. Beberapa simpang juga dilaporkan mengalami antrean panjang karena lampu lalu lintas tidak berfungsi optimal.

Titik Kemacetan Parah di Jakarta Barat

Wilayah Jakarta Barat menjadi salah satu kawasan yang paling terdampak banjir. Sejumlah ruas jalan terendam air setinggi 20 hingga 40 sentimeter.

Akses Jalan Terganggu

Genangan menyebabkan kendaraan roda dua sulit melintas, sementara mobil harus berjalan perlahan. Akibatnya, antrean kendaraan mengular hingga beberapa kilometer, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.

Aktivitas Warga Ikut Tersendat

Selain lalu lintas, aktivitas perdagangan dan perkantoran juga terdampak. Banyak karyawan terlambat tiba di tempat kerja karena waktu tempuh meningkat drastis.

Kondisi Lalu Lintas di Jakarta Selatan

Di kawasan Jakarta Selatan, banjir juga memicu kepadatan kendaraan di sejumlah titik. Wilayah ini dikenal memiliki banyak jalur penghubung antar kawasan, sehingga ketika satu ruas terganggu, dampaknya langsung terasa luas.

Penyempitan Ruas Jalan

Air yang menggenang memaksa kendaraan menggunakan satu lajur saja. Kondisi ini memperparah kemacetan, terutama di jalur yang biasanya padat kendaraan pribadi dan angkutan umum.

Kendaraan Mogok Tambah Kepadatan

Beberapa laporan menyebutkan adanya mobil mogok akibat nekat menerobos genangan. Hal ini membuat arus lalu lintas semakin tersendat karena kendaraan lain harus bergantian melintas.

Jakarta Timur dan Jakarta Utara Tak Luput dari Dampak

Kemacetan akibat banjir juga terjadi di Jakarta Timur dan Jakarta Utara. Di kedua wilayah ini, genangan air kerap muncul di ruas jalan yang berada di dekat sungai atau kawasan rendah.

Antrean Panjang di Jalan Penghubung

Beberapa jalan penghubung antar kecamatan mengalami antrean panjang. Pengendara membutuhkan waktu dua hingga tiga kali lipat lebih lama dari biasanya untuk mencapai tujuan.

Transportasi Umum Ikut Terhambat

Bus dan angkutan umum juga terdampak, sehingga jadwal keberangkatan tidak menentu. Hal ini membuat penumpang menumpuk di halte dan titik pemberhentian.

Upaya Penanganan dan Rekayasa Lalu Lintas

Pemerintah daerah Tuna55 bersama kepolisian dan dinas perhubungan melakukan sejumlah langkah untuk mengurai kemacetan. Petugas diterjunkan ke lapangan guna mengatur arus lalu lintas dan membantu kendaraan yang mogok.

Pengalihan Arus Sementara

Beberapa ruas jalan dialihkan sementara untuk mengurangi kepadatan di titik genangan. Namun, pengalihan ini belum sepenuhnya efektif karena volume kendaraan yang tinggi.

Penyedotan Genangan Air

Pompa air dikerahkan untuk mempercepat surutnya genangan. Meski demikian, hujan yang masih turun membuat proses penyedotan berjalan lambat.

Imbauan bagi Pengendara

Pengendara diimbau untuk selalu memantau informasi lalu lintas terkini sebelum bepergian. Menghindari titik banjir dan memilih waktu perjalanan yang lebih fleksibel dapat membantu mengurangi risiko terjebak macet.

Selain itu, pengemudi disarankan tidak memaksakan kendaraan menerobos genangan tinggi demi mencegah mogok yang justru memperparah kemacetan.

Potensi Kemacetan Berlanjut

Jika hujan dengan intensitas tinggi kembali turun, potensi banjir dan kemacetan diperkirakan masih akan terjadi. Warga diminta agar tetap waspada dan mengikuti arahan yang di berikan oleh petugas di lapangan.

Dengan mencatat titik-titik rawan banjir dan kemacetan, diharapkan masyarakat dapat lebih siap dalam merencanakan perjalanan dan meminimalkan dampak yang ditimbulkan.

Leave a Reply